- Marilah #kelaSelasa
- Beda liputan investigasi dan liputan mendalam adalah soal temuan. Investigasi mengungkap, mendalam cukup memaparkan #kelaSelasa
- Liputan investigatif mengungkap kejahatan yang ditutupi. Jika tak ada yang diungkap, ia liputan mendalam belaka #kelaSelasa
- Modal reportase: buka mata pasang telinga. Ketika mereportase kampung begal, bgimana denyut spiritual di sana. Adakah adzan, dll #kelaSelasa
- Kamus kita memakai kata-kata yang tak dipakai dalam keseharian: satai, capai, petai #kelaSelasa
- Dalam prakteknya kata-kata itu berubah disesuaikan dg pelafalan #kelaSelasa
- Dalam kamus, pete, rame, capek, sate, akan dirujuk pada kata yg berakhiran "ai". Kata itulah yg diberi arti #kelaSelasa
- Konon, bahasa soal kesepakatan & pemakaian umum. Dlm soal satai, petai, capai, ahli bahasa penyusun kamus setia pada yg asli #kelaSelasa
- Dan "sate" dipakai sejak 1974. Orde Baru mengoreksi "mart" jadi "maret". Mereka luput mengoreksi "sate" #kelaSelasa
- Rukun tulisan: ringkas dan jelas. Tulisan ruwet mencerminkan pikiran ruwet. Contoh... #kelaSelasa
- Mencoba bahasa asing. Berhasil jika tujuannya melucu #kelaSelasa
- Demikian #kelaSelasa
Kamis, 16 April 2015
Rabu, 15 April 2015
#kelaSelasa Edisi 3 Maret 2015
- Sekalian numpang promosi, kolom bahasa di Tempo pekan ini :) #kelaSelasa
- "Pada 2002, ia merupakan Kepala Desa Mungkur..." Dalam jurnalistik menjadi, "Pada 2002, ia Kepala Desa Mungkur..." #kelaSelasa
- Bahasa jurnalistik tak sekadar harus baik dan benar, tapi juga hidup. Bahasa yang hidup menghindarkan diri dari formalitas #kelaSelasa
- Formal. "Dia cantik sehingga banyak teman yang suka main ke rumahnya." Hidup: "Dia cakep, jd bnyk teman suka main ke rumahnya." #kelaSelasa
- "Sepelemparan batu" enak dipake sbg ungkapan utk menunjukkan jarak yg dekat. Dlm fiksi mngkn bisa. Dlm jurnalistik bisa kacau #kelaSelasa
- Menampilkan ukuran definitif, meski perkiraan, akan menegaskan dimensi ruang dlm artikel jurnalistik. "Berjarak sepuluh meter.." #kelaSelasa
- Wartawan terlatih memperkirakan jumlah orang dlm kerumunan, jarak, dan ukuran2 lain krn penting menopang fakta dalam tulisan #kelaSelasa
- Sepelemparan batu jadi problem krn kekuatan lemparan tiap orang beda2, sehingga mengaburkan dimensi jarak & ruang dlm tulisan #kelaSelasa
- Atau "seperminuman teh". Minum teh sambil baca koran dan minum teh saat sedang haus pasti beda lamanya #kelaSelasa
- Cukup sekian #kelaSelasa dan terimakasih. Wassallam...
- "Pada 2002, ia merupakan Kepala Desa Mungkur..." Dalam jurnalistik menjadi, "Pada 2002, ia Kepala Desa Mungkur..." #kelaSelasa
- Bahasa jurnalistik tak sekadar harus baik dan benar, tapi juga hidup. Bahasa yang hidup menghindarkan diri dari formalitas #kelaSelasa
- Formal. "Dia cantik sehingga banyak teman yang suka main ke rumahnya." Hidup: "Dia cakep, jd bnyk teman suka main ke rumahnya." #kelaSelasa
- "Sepelemparan batu" enak dipake sbg ungkapan utk menunjukkan jarak yg dekat. Dlm fiksi mngkn bisa. Dlm jurnalistik bisa kacau #kelaSelasa
- Menampilkan ukuran definitif, meski perkiraan, akan menegaskan dimensi ruang dlm artikel jurnalistik. "Berjarak sepuluh meter.." #kelaSelasa
- Wartawan terlatih memperkirakan jumlah orang dlm kerumunan, jarak, dan ukuran2 lain krn penting menopang fakta dalam tulisan #kelaSelasa
- Sepelemparan batu jadi problem krn kekuatan lemparan tiap orang beda2, sehingga mengaburkan dimensi jarak & ruang dlm tulisan #kelaSelasa
- Atau "seperminuman teh". Minum teh sambil baca koran dan minum teh saat sedang haus pasti beda lamanya #kelaSelasa
- Cukup sekian #kelaSelasa dan terimakasih. Wassallam...
Langganan:
Postingan (Atom)




