Tampilkan postingan dengan label asal usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal usul. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 November 2014

#kelaSelasa Edisi 14 Oktober 2014

- Tibalah #kelaSelasa

- Di media massa berita dibagi ke dalam rubrik: news, opini, hiburan, dan stopper (surat pembaca, kartun, foto lepas) #kelaSelasa

- Stopper sama pentingnya dengan rubrik lain karena sebagai "jembatan" ke berita-berita keras dan opini yg menohok #kelaSelasa

- Namanya juga stopper, rubrik ini sebagai jeda & pengantar kepada rubrik news yang keras, rumit, kompleks karena ia pasti kasus #kelaSelasa

- Di India, ada perkumpulan penulis surat pembaca yg menamakan diri epistoholik. Di sini ada Jaringan Epistoholik Indonesia #kelaSelasa

- Artinya, surat pembaca ada penggemarnya, yg baca dan nulis. Maka ia menarik dan sama pentingnya dalam pengelolaan media massa #kelaSelasa

- Ada ujaran lama: surat pembaca sama dengan iklan kematian, penentu hidup sebuah koran dan majalah #kelaSelasa

- "Pembunuhan brutal" itu berlebihan. Sebab pembunuhan pasti brutal, tak ada pembunuhan yang santun. Jadi cukup pembunuhan saja #kelaSelasa

- Hong Kong itu memang dua nama yang artinya "pelabuhan wangi", jadi bukan Hongkong. Dari Xiānggǎng #kelaSelasa

- Ada ungkapan: "Duit dari mana? Dari Hong Kong?" Ada banyak versi asal usul ungkapan yg sudah ada sejak 1970-an #kelaSelasa

- Satu cerita, misalnya, menyebut seorang mahasiswa yang memajang fotonya berpose di kuburan Hong Kong, padahal itu di Medan #kelaSelasa

- Jadi ungkapan "apa-apa dari Hong Kong" sebetulnya untuk meledek atas upaya manipulasi mahasiswa yg pernah berkunjung ke sana #kelaSelasa

- Tahun 1970-an, barangkali, Hong Kong sbg teritori Cina sebuah wilayah yang jauh dan mewah karena tempat plesir #kelaSelasa

- Dan tahun itu dan sebelumnya, Indonesia adalah sahabat Cina. Bung Karno pernah menghadiahkan lagu "Ayo Mama" #kelaSelasa

- Lagu "Ayo Mama" hadiah Bung Karno itu jadi senandung nina bobo bagi ibu kepada anak-anak Hong Kong #kelaSelasa

- Jadi demikianlah #kelaSelasa karena tiba waktunya makan siang. Selamat merayakan....

Rabu, 08 Oktober 2014

#kelaSelasa Edisi 7 Oktober 2014

- Mari #kelaSelasa

- Tulisan tak bertanggung jawab jika meninggalkan sebuah istilah, frase, yang tak dipahami secara luas dan tak berkonteks #kelaSelasa

- Ada penulis yang melibatkan pembaca dg membiarkan sebuah kata & istilah tanpa penjelasan, tapi biasanya ia "memainkan" konteks #kelaSelasa

- Seyogyanya, dlm tulisan jurnalistik, kejelasan itu hal pokok. Esai, prosa, mungkin bisa memakai teknik "melibatkan pembaca" itu #kelaSelasa

- Istilah yang diserap dari bahasa asing biasanya tak segera bisa dipahami. Mencari padanan pada bahasa daerah salah satu upaya #kelaSelasa

- Santai itu padanan "relax" dari bahasa Komering, dicetuskan Bur Rasuanto, orang sana. Dipakai Tempo pertama kali pada 1971 #kelaSelasa

- Sejauh bisa dilacak, artikel pertama yg memuat kata "santai" dlm Gula Tak Selalu Manis, ttg eksekutif yg berkantor jarak jauh #kelaSelasa

- Kata "betot" dikenalkan Benjamin S dlm lagu Main Pandjat-pandjatan pada 1971 dari Betawi untuk "mengambil dengan cara menarik" #kelaSelasa

- "Dangdut" muncul pada 1972 untuk menamai musik Ellya Khadam dari ritme bunyi kendang, terutama lagu "Boneka dari India" #kelaSelasa

- Beberapa kata Sunda jg kini dipakai secara umum: kabar burung, buru-buru, boro-boro, jangkung, tanjakan, lumrah, kabur, tawuran #kelaSelasa

- "Kabar burung" itu istilah ciptaan Oei Kim Tiang, penulis cerita silat 1950-an yg tinggal di Tangerang. Burung bukan unggas #kelaSelasa

- Dalam bahasa Sunda, "burung" itu ngawur, gila, sumir, tak jadi tumbuh. Kabar burung = gosip, belum jelas kebenarannya #kelaSelasa

- Sebelum Ruth Sahanaya mempopulerkan lagur "Amburadul", orang Sunda sudah lama memakainya untuk sesuatu yang kacau balau #kelaSelasa

- Tawuran, yang mula-mula dipraktekkan pelajar Jakarta, asalnya dari Sunda: awur--melempar sesuatu yang banyak secara sporadis #kelaSelasa

- Dan akhiran "-an" pada tawuran bukan imbuhan. Tambahan logat Betawi, dan kini jadi kata benda yang berdiri sendiri #kelaSelasa

- Ngabuburit, baheula, keukeuh, kolot, adalah kata-kata Sunda yang kini dipakai secara luas dalam bahasa Indonesia #kelaSelasa

- Petrichor: bau tanah kering tersiram hujan. Asing dan susah diingat. Di perbatasan Jabar-Jateng ada ampo dengan bau yang sama #kelaSelasa

- Ampo atau hampo, cemilan dari tanah liat yang disangrai. Aromanya persis petrichor. So, petrichor kita sebut saja "ampo" #kelaSelasa

- Kata "cuek" dipakai Tempo pertama kali pada 1987, mengutip penyanyi Henny Poerwonegoro tentang kiatnya menanggapi gosip #kelaSelasa

- "Ngeceng" juga muncul pada 1987, istilah anak muda Jakarta untuk "nongkrong" saat "jalan-jalan sore" di "Lintas Melawai" #kelaSelasa

- Seperti juga diksi, istilah yang tepat bisa menghidupkan cerita. Selamat makan siang #kelaSelasa

Kamis, 04 September 2014

#kelaSelasa Edisi 5 Agustus 2014

- Selamat pagi, ini Selasa pertama di hari kerja setelah Lebaran. Jadi mari berkhidmat di #kelaSelasa

- Biasanya setelah Lebaran kita bikin "halal bi halal". Cuma ada di Indonesia, bahkan di Arab tak ada tradisi ini #kelaSelasa

- Istilah "halal bi halal" dicetuskan Bung Karno pada 1945, di Lebaran pertama setelah Proklamasi yg jatuh pd 17 Ramadan #kelaSelasa

- Syahdan, Bung Karno ingin Lebaran 1945 dipake sebagai kumpul2 syukuran stlh Proklamasi, mengundang banyak orang #kelaSelasa

- Bung Karno bertanya apa istilah yg pas untuk acara itu? Buya Hamka yang ditanya bilang, "Ya, silaturahmi, syukuran." #kelaSelasa

- Bung Karno ingin istilah spesifik, "Islami", dan khas stlh Lebaran. "Ya, tak ada," kata Hamka. "Lebaran itu apa sih maknanya?" #kelaSelasa

- "Lebaran itu hari ktk yg haram di bulan Ramadan kembali halal," kata Hamka. "Hmm, artinya Lebaran itu halal ketemu halal?" #kelaSelasa

- "Begitulah..." "Jika begitu bagaimana kalo nama kumpul2 itu halal bi halal?" "Ya, tidak salah," kata Hamka #kelaSelasa

- Ada jg yg mengatakan halal bi halal dicetuskan KH Wahab Chasbullah dr NU, pd 1948 ktk Bung Karno mengumpulkan tokoh2 yg berpecah #kelaSelasa

- Istilah itu muncul ktk KH Wahab mengobrol dg Bung Karno ttg istilah tepat silaturahmi tokoh politik yg berseteru saat lebaran #kelaSelasa

- Tradisi halal bi halal sendiri bisa dilacak hingga zaman Pangeran Sambernyawa, Mangkunegara I, penguasa Keraton Solo 1725-1796 #kelaSelasa

- Untuk menghemat waktu, Mangkunegara I membuka istana untuk punggawa & prajurit sungkem kepada Raja Solo itu saat Lebaran #kelaSelasa

- Jadi, jika halal bi halal ditelaah scr gramatika, nahwunya pasti kacau dlm struktur bahasa Arab, krn itu kreativitas Bung Karno #kelaSelasa

- Paging @adekmedia dan @QarisT soal arti halal bi halal dan penulisannya apakah benar seperti ini? #kelaSelasa

- Ada pengaruh reporter televisi yg mewabah ke rorter koran dan majalah soal pemakaian kata "jelang". Harusnya menjelang #kelaSelasa

- Meski jelang itu kata kerja, ia tak menujukkan sebuah proses yg disandang "menjelang". Spt jemput pd menjemput atau jadi/menjadi #kelaSelasa

- Dalam sebuah pidato radio pd 1946, Chairil Anwar mengatakan, "Sebuah sajak yang menjadi adalah suatu dunia." #kelaSelasa

- Chairil tak bilang "sajak yang jadi". Kata menjadi menujukkan sebuah proses yg terus menerus, jadi yg tak final. Itulah puisi #kelaSelasa

- Bagi para penulis, wartawan, diksi yg tepat adalah senjata mengembalikan kata kepada makna #kelaSelasa

- Pada penyair sebaliknya, tugas mereka membebaskan kata dari makna. Itulah yg dilakukan, antara lain, Sutardji Calzoum Bachri #kelaSelasa

- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih kepada yang menyimak dan meneruskan ke para pengikutnya. Selamat makan yg kembali halal di hari siang

Selasa, 06 Mei 2014

#kelaSelasa Edisi 22 April 2014

- #kelaSelasa, setelah lama tertunda...

- Tulisan perjalanan tak sekadar piknik. Penulis berkunjung ke sana lalu menuliskan kesannya. Syaratnya: unik, menarik, spesifik #kelaSelasa

- Tulisan perjalanan jg bukan tulisan selayang pandang, spt pd brosur. Ia  sebuah cerita yg tak sekadar data & angka tempat itu #kelaSelasa

- Tulisan perjalanan tetap saja tulisan jurnalistik. Ia terikat rukun: reportase + wawancara #kelaSelasa

- Tulisan perjalanan memberi perspektif ttg objeknya, sekaligus memandu pembaca jika ingin ke sana #kelaSelasa

- Pendeknya, tulisan perjalanan adalah fetaure, seperti sebuah cerita pendek #kelaSelasa

- Konon, tradisi pejabat ngasih amplop kpd wartawan dimulai zaman T.D Pardede, Menteri Urusan Berdikari era Kabinet Dwikora. #kelaSelasa

- Karena urusannya berdikari, T.D Pardede tak diberi kantor dan anggaran. Asistennya dia gaji sendiri :) #kelaSelasa

- Kabinet Dwikora berisi 107 menteri, memerintah 24 Februari-28 Maret 1966. Ada menteri hubungan pemerintah dengan alim ulama #kelaSelasa

- Kabinet Dwikora II ada orang asingnya. David Chen Chung, Menteri Ciptakarya dan Konstruksi. Dia intel Hongkong yg mau ditangkap #kelaSelasa

- Di zaman aneh tahun 1960-an, selain orang asing yg tak bisa bahasa Indonesia, ada juga menteri yg buta huruf: Letkol Sjafei #kelaSelasa

- Letkol Sjafei, Menteri Khusus Urusan Keamanan, punya anak buah preman2  Jakarta #kelaSelasa

- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih bagi yg menyimak...

Senin, 24 Maret 2014

#kelaSelasa Edisi 18 Maret 2014

- Sudah jam sebelas, #kelaSelasa segera melintas :)

- Beda antara tokoh legenda dan tokoh legendaris. Tokoh legenda = orangnya tak ada. Legendaris = orangnya ada #kelaSelasa

- Sang Kuriang itu tokoh legenda, Ali Sadikin itu tokoh legendaris #kelaSelasa

- Tulisan jurnalistik menghindarkan diri dari asumsi. Setiap cerita didukung fakta: dokumen, kutipan, literatur #kelaSelasa

- "Di makam Bung Karno, Jokowi khusyuk berdoa." Ini asumsi jk tak ada kutipan diubah kalimatnya sebagai reportase wartawan #kelaSelasa

- Misalnya menjadi "Di makam Bung Karno di Blitar, Jokowi tampak khusyuk berdoa." Sebab khusyuk tak bisa diukur #kelaSelasa

- Di Koran Tempo: "meski hanya sebiji gol ia hasilkan..." Scr arti sebiji bisa mgantikan sebutir, sebuah, tp dlm gol tak cocok #kelaSelasa

- Sebiji itu satuan untuk barang. Sebiji kacang. Gol itu kata benda, tapi bukan barang #kelaSelasa

- Kata pasca tak bisa ditautkan dg kata apapun. Ia bentuk terikat sesudah. Pascapanen, pascasarjana. Tak bisa pasca makan, #kelaSelasa

- Pasca melekat pada kata yang menujukkan sebuah proses yg terjadi dalam jangka waktu tertentu #kelaSelasa

- Beleid itu kebijakan, tak sama dengan UU sbg draft, atau kegiatan melaksanakan kebijakan #kelaSelasa

- Massive artinya meluas, raksasa, massal. Tapi ketika diterjemahkan menjadi masif artinya jadi kukuh, kuat, pejal, padat. #kelaSelasa

- Kenapa ya tanda # di Twitter yg disebut hashtag dipadanankan dg tagar (akronim tag + pagar) dalam Indonesia? Dan sejak kapan dipakai?

- Hashtag penanda potongan informasi dlm bahasa Internet. Sementara tagar = guntur. Brngkali mesti ditambahkan arti dlm lema ini #kelaSelasa

- Dulu ada usaha bikin istilah Internet dlm Indonesia. Daring (dlm jaringan) utk online, surel surat elektronik. Agaknya tak laku #kelaSelasa

- Ada yg bilang Bahasa Indonesia tak siap dg teknologi yg diimpor dari bahasa lain. Barangkali karena kita malas mencarinya saja #kelaSelasa

- Atau menyerapnya saja dari bahasa asal teknologi itu atau bahasa daerah yg kaya. Penyerapan hal biasa dlm bahasa #kelaSelasa

- Sekian #kelaSelasa. Selamat makan siang

Minggu, 24 November 2013

Edisi Ringkasan #kelasAMZ Amarzan Loebis

Selain tagar #kelasSelasa dan #kelaSelasa, ada juga twit yang ditandai dengan tagar #kelasAMZ. AMZ adalah singkatan dari Amarzan Loebis, Redaktur Senior TEMPO yang mengisi evaluasi mingguan. Meski kerap dimention dengan @amarzanloebis, pak Loebis tak punya akun twitter pribadi.

Berikut beberapa twit dengan tagar #kelasAMZ yang sempat tercecer di beberapa kesempatan.

- Beberapa tulisan dibahas, terutama tulisan para calon staf redaksi. Penulis adalah "jabatan" semua org di Tempo #kelasAMZ

- Long time no see itu diserap dari film kungfu. Aslinya ga ada. #kelasAMZ

- Taruh kutipan paling telat di alinea ke-5. Jika lbh dr itu tulisan tak membumi--penulis menceracau. #kelasAMZ

- URI adalah bahasa Indonesia dari ariari, tali pusat, tali pusar, plasenta, tembuni #kelasAMZ

- Menulis dalam kegembiraan. Kalo dg berat hati, bebannya dua kali. 4 rb karakter itu normalnya 2 jam #kelasAMZ

- Menulis news story adalah bagaimana menyusun adegan, tak sekadar menyusun informasi. Sehingga tulisan membentuk sebuah cerita #kelasAMZ

- News story mensyaratkan story behind the news yg unsur2nya: deskripsi, kronologi, kutipan, anekdot, opini (jika perlu) #kelasAMZ

- Bikin judul tulisan yg spesial--tdk bs dipake o/ tlsn lain. Pmbca jd brtanya2 sebelum baca keseluruhan tulisan. Judul jd membujuk #kelasAMZ

#kelaSelasa Edisi 27 Desember 2011

- Aparat dr bhs Belanda, orangnya aparatur. Org Jawa menyerapnya jd makian: keparat #kelasSelasa

- Etika wartawan: jgn menulis dg rasa benci, krn akan bias, sekalipun objek yg ditulis penjahat menjijikkan #kelasSelasa

- Jebakan para "penulis lancar" adalah nulis kebablasan. Abai dg tata bahasa. Cek lagi dg logika #kelasSelasa

Rabu, 20 November 2013

#kelaSelasa Edisi 31 Juli 2012

- #kelaSelasa

- Tulisan yg baik itu tulisan yg berhasil dibaca berulang-ulang, dan tetap asyik #kelaSelasa

- Penulis baru tergoda mencoba ilmiah dan mudah ngutipnya. Biasanya tulisan begitu ruwet #kelaSelasa

- Tulisan bagus itu sederhana saja, tp maknanya perlu dicerna. Krn itu perlu dibaca bolak-balik #kelaSelasa

- Tp ada jg tulisan "sekapur sirih". Lancar, sederhana, mudah, dan hilang begitu sj. Tak mengendap dan mengiang di pikiran pembaca #kelaSelasa

- Jika tulisan ruwet capek dibaca, tulisan "sekapur sirih" ringan-menghilang. Dua2nya takkan dikenang sbg tulisan bagus #kelaSelasa

- Revisi: tulisan baik itu yg berhasil membetot orang membacanya berulang2, dan tetap asyik #kelaSelasa

- Gali ternyata singkatan dr gabungan anak liar. Merujuk pada sebtuan bromocorah 1980-an #barutau #kelaSelasa

- "Kerap kali" itu tak salah, tp "kerap" saja bisa, lbh ringkas dan "nyes". Sprt juga "acap" #kelaSelasa

- Oya, tulisan lancar kerap melupakan detail yg penting. Bagi pembaca kritis detail itu akan ia dapat #kelaSelasa

- Bertanya dlm tulisan, spt "apa pasal?" stlh paparan. Itu memang gaya. Tapi sudah kuno, hehe #kelaSelasa

- Halal bi Halal itu hanya ada di Indonesia, krn pencetusnya Bung Karno. Ceritanya stlh kemerdekaan yg jatuh di bulan puasa #kelaSelasa

- BK ingin kumpul syukuran makan2 stlh puasa. Bertanyalah ia ke Buya Hamka: apa nama makan-makan stlh puasa? #kelaSelasa

- Buya Hamka: ya, makan2. BK: istilah Arabnya tak ada? BH: tak ada. BK: Nah, kalo Lebaran itu apa sih? BH: halal ketemu halal..

- BK: Naaah, kalo begitu bagaimana kalo makan2 nanti "halal bi halal"? BH: ya, tak salah juga... #kelaSelasa

- Konon, Dubes Arab scr khusus nanya Bung Karno soal "halal bi halal". BK menjelaskan, katanya, tanpa maksud meng-Arab2kan istilah #kelaSelasa

- Ada kolom di media nasional : Kab. Bogor tidak eksis dalam vakum. Makrodot, ada yg bisa menjelaskan maksudnya? #kelaSelasa