- Tibalah #kelaSelasa
- Di media massa berita dibagi ke dalam rubrik: news, opini, hiburan, dan stopper (surat pembaca, kartun, foto lepas) #kelaSelasa
- Stopper sama pentingnya dengan rubrik lain karena sebagai "jembatan" ke berita-berita keras dan opini yg menohok #kelaSelasa
- Namanya juga stopper, rubrik ini sebagai jeda & pengantar kepada rubrik news yang keras, rumit, kompleks karena ia pasti kasus #kelaSelasa
- Di India, ada perkumpulan penulis surat pembaca yg menamakan diri epistoholik. Di sini ada Jaringan Epistoholik Indonesia #kelaSelasa
- Artinya, surat pembaca ada penggemarnya, yg baca dan nulis. Maka ia menarik dan sama pentingnya dalam pengelolaan media massa #kelaSelasa
- Ada ujaran lama: surat pembaca sama dengan iklan kematian, penentu hidup sebuah koran dan majalah #kelaSelasa
- "Pembunuhan brutal" itu berlebihan. Sebab pembunuhan pasti brutal, tak ada pembunuhan yang santun. Jadi cukup pembunuhan saja #kelaSelasa
- Hong Kong itu memang dua nama yang artinya "pelabuhan wangi", jadi bukan Hongkong. Dari Xiānggǎng #kelaSelasa
- Ada ungkapan: "Duit dari mana? Dari Hong Kong?" Ada banyak versi asal usul ungkapan yg sudah ada sejak 1970-an #kelaSelasa
- Satu cerita, misalnya, menyebut seorang mahasiswa yang memajang fotonya berpose di kuburan Hong Kong, padahal itu di Medan #kelaSelasa
- Jadi ungkapan "apa-apa dari Hong Kong" sebetulnya untuk meledek atas upaya manipulasi mahasiswa yg pernah berkunjung ke sana #kelaSelasa
- Tahun 1970-an, barangkali, Hong Kong sbg teritori Cina sebuah wilayah yang jauh dan mewah karena tempat plesir #kelaSelasa
- Dan tahun itu dan sebelumnya, Indonesia adalah sahabat Cina. Bung Karno pernah menghadiahkan lagu "Ayo Mama" #kelaSelasa
- Lagu "Ayo Mama" hadiah Bung Karno itu jadi senandung nina bobo bagi ibu kepada anak-anak Hong Kong #kelaSelasa
- Jadi demikianlah #kelaSelasa karena tiba waktunya makan siang. Selamat merayakan....
Tampilkan postingan dengan label asal usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal usul. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 November 2014
Rabu, 08 Oktober 2014
#kelaSelasa Edisi 7 Oktober 2014
- Mari #kelaSelasa
- Tulisan tak bertanggung jawab jika meninggalkan sebuah istilah, frase, yang tak dipahami secara luas dan tak berkonteks #kelaSelasa
- Ada penulis yang melibatkan pembaca dg membiarkan sebuah kata & istilah tanpa penjelasan, tapi biasanya ia "memainkan" konteks #kelaSelasa
- Seyogyanya, dlm tulisan jurnalistik, kejelasan itu hal pokok. Esai, prosa, mungkin bisa memakai teknik "melibatkan pembaca" itu #kelaSelasa
- Istilah yang diserap dari bahasa asing biasanya tak segera bisa dipahami. Mencari padanan pada bahasa daerah salah satu upaya #kelaSelasa
- Santai itu padanan "relax" dari bahasa Komering, dicetuskan Bur Rasuanto, orang sana. Dipakai Tempo pertama kali pada 1971 #kelaSelasa
- Sejauh bisa dilacak, artikel pertama yg memuat kata "santai" dlm Gula Tak Selalu Manis, ttg eksekutif yg berkantor jarak jauh #kelaSelasa
- Kata "betot" dikenalkan Benjamin S dlm lagu Main Pandjat-pandjatan pada 1971 dari Betawi untuk "mengambil dengan cara menarik" #kelaSelasa
- "Dangdut" muncul pada 1972 untuk menamai musik Ellya Khadam dari ritme bunyi kendang, terutama lagu "Boneka dari India" #kelaSelasa
- Beberapa kata Sunda jg kini dipakai secara umum: kabar burung, buru-buru, boro-boro, jangkung, tanjakan, lumrah, kabur, tawuran #kelaSelasa
- "Kabar burung" itu istilah ciptaan Oei Kim Tiang, penulis cerita silat 1950-an yg tinggal di Tangerang. Burung bukan unggas #kelaSelasa
- Dalam bahasa Sunda, "burung" itu ngawur, gila, sumir, tak jadi tumbuh. Kabar burung = gosip, belum jelas kebenarannya #kelaSelasa
- Sebelum Ruth Sahanaya mempopulerkan lagur "Amburadul", orang Sunda sudah lama memakainya untuk sesuatu yang kacau balau #kelaSelasa
- Tawuran, yang mula-mula dipraktekkan pelajar Jakarta, asalnya dari Sunda: awur--melempar sesuatu yang banyak secara sporadis #kelaSelasa
- Dan akhiran "-an" pada tawuran bukan imbuhan. Tambahan logat Betawi, dan kini jadi kata benda yang berdiri sendiri #kelaSelasa
- Ngabuburit, baheula, keukeuh, kolot, adalah kata-kata Sunda yang kini dipakai secara luas dalam bahasa Indonesia #kelaSelasa
- Petrichor: bau tanah kering tersiram hujan. Asing dan susah diingat. Di perbatasan Jabar-Jateng ada ampo dengan bau yang sama #kelaSelasa
- Ampo atau hampo, cemilan dari tanah liat yang disangrai. Aromanya persis petrichor. So, petrichor kita sebut saja "ampo" #kelaSelasa
- Kata "cuek" dipakai Tempo pertama kali pada 1987, mengutip penyanyi Henny Poerwonegoro tentang kiatnya menanggapi gosip #kelaSelasa
- "Ngeceng" juga muncul pada 1987, istilah anak muda Jakarta untuk "nongkrong" saat "jalan-jalan sore" di "Lintas Melawai" #kelaSelasa
- Seperti juga diksi, istilah yang tepat bisa menghidupkan cerita. Selamat makan siang #kelaSelasa
- Tulisan tak bertanggung jawab jika meninggalkan sebuah istilah, frase, yang tak dipahami secara luas dan tak berkonteks #kelaSelasa
- Ada penulis yang melibatkan pembaca dg membiarkan sebuah kata & istilah tanpa penjelasan, tapi biasanya ia "memainkan" konteks #kelaSelasa
- Seyogyanya, dlm tulisan jurnalistik, kejelasan itu hal pokok. Esai, prosa, mungkin bisa memakai teknik "melibatkan pembaca" itu #kelaSelasa
- Istilah yang diserap dari bahasa asing biasanya tak segera bisa dipahami. Mencari padanan pada bahasa daerah salah satu upaya #kelaSelasa
- Santai itu padanan "relax" dari bahasa Komering, dicetuskan Bur Rasuanto, orang sana. Dipakai Tempo pertama kali pada 1971 #kelaSelasa
- Sejauh bisa dilacak, artikel pertama yg memuat kata "santai" dlm Gula Tak Selalu Manis, ttg eksekutif yg berkantor jarak jauh #kelaSelasa
- Kata "betot" dikenalkan Benjamin S dlm lagu Main Pandjat-pandjatan pada 1971 dari Betawi untuk "mengambil dengan cara menarik" #kelaSelasa
- "Dangdut" muncul pada 1972 untuk menamai musik Ellya Khadam dari ritme bunyi kendang, terutama lagu "Boneka dari India" #kelaSelasa
- Beberapa kata Sunda jg kini dipakai secara umum: kabar burung, buru-buru, boro-boro, jangkung, tanjakan, lumrah, kabur, tawuran #kelaSelasa
- "Kabar burung" itu istilah ciptaan Oei Kim Tiang, penulis cerita silat 1950-an yg tinggal di Tangerang. Burung bukan unggas #kelaSelasa
- Dalam bahasa Sunda, "burung" itu ngawur, gila, sumir, tak jadi tumbuh. Kabar burung = gosip, belum jelas kebenarannya #kelaSelasa
- Sebelum Ruth Sahanaya mempopulerkan lagur "Amburadul", orang Sunda sudah lama memakainya untuk sesuatu yang kacau balau #kelaSelasa
- Tawuran, yang mula-mula dipraktekkan pelajar Jakarta, asalnya dari Sunda: awur--melempar sesuatu yang banyak secara sporadis #kelaSelasa
- Dan akhiran "-an" pada tawuran bukan imbuhan. Tambahan logat Betawi, dan kini jadi kata benda yang berdiri sendiri #kelaSelasa
- Ngabuburit, baheula, keukeuh, kolot, adalah kata-kata Sunda yang kini dipakai secara luas dalam bahasa Indonesia #kelaSelasa
- Petrichor: bau tanah kering tersiram hujan. Asing dan susah diingat. Di perbatasan Jabar-Jateng ada ampo dengan bau yang sama #kelaSelasa
- Ampo atau hampo, cemilan dari tanah liat yang disangrai. Aromanya persis petrichor. So, petrichor kita sebut saja "ampo" #kelaSelasa
- Kata "cuek" dipakai Tempo pertama kali pada 1987, mengutip penyanyi Henny Poerwonegoro tentang kiatnya menanggapi gosip #kelaSelasa
- "Ngeceng" juga muncul pada 1987, istilah anak muda Jakarta untuk "nongkrong" saat "jalan-jalan sore" di "Lintas Melawai" #kelaSelasa
- Seperti juga diksi, istilah yang tepat bisa menghidupkan cerita. Selamat makan siang #kelaSelasa
Kamis, 04 September 2014
#kelaSelasa Edisi 5 Agustus 2014
- Selamat pagi, ini Selasa pertama di hari kerja setelah Lebaran. Jadi mari berkhidmat di #kelaSelasa
- Biasanya setelah Lebaran kita bikin "halal bi halal". Cuma ada di Indonesia, bahkan di Arab tak ada tradisi ini #kelaSelasa
- Istilah "halal bi halal" dicetuskan Bung Karno pada 1945, di Lebaran pertama setelah Proklamasi yg jatuh pd 17 Ramadan #kelaSelasa
- Syahdan, Bung Karno ingin Lebaran 1945 dipake sebagai kumpul2 syukuran stlh Proklamasi, mengundang banyak orang #kelaSelasa
- Bung Karno bertanya apa istilah yg pas untuk acara itu? Buya Hamka yang ditanya bilang, "Ya, silaturahmi, syukuran." #kelaSelasa
- Bung Karno ingin istilah spesifik, "Islami", dan khas stlh Lebaran. "Ya, tak ada," kata Hamka. "Lebaran itu apa sih maknanya?" #kelaSelasa
- "Lebaran itu hari ktk yg haram di bulan Ramadan kembali halal," kata Hamka. "Hmm, artinya Lebaran itu halal ketemu halal?" #kelaSelasa
- "Begitulah..." "Jika begitu bagaimana kalo nama kumpul2 itu halal bi halal?" "Ya, tidak salah," kata Hamka #kelaSelasa
- Ada jg yg mengatakan halal bi halal dicetuskan KH Wahab Chasbullah dr NU, pd 1948 ktk Bung Karno mengumpulkan tokoh2 yg berpecah #kelaSelasa
- Istilah itu muncul ktk KH Wahab mengobrol dg Bung Karno ttg istilah tepat silaturahmi tokoh politik yg berseteru saat lebaran #kelaSelasa
- Tradisi halal bi halal sendiri bisa dilacak hingga zaman Pangeran Sambernyawa, Mangkunegara I, penguasa Keraton Solo 1725-1796 #kelaSelasa
- Untuk menghemat waktu, Mangkunegara I membuka istana untuk punggawa & prajurit sungkem kepada Raja Solo itu saat Lebaran #kelaSelasa
- Jadi, jika halal bi halal ditelaah scr gramatika, nahwunya pasti kacau dlm struktur bahasa Arab, krn itu kreativitas Bung Karno #kelaSelasa
- Paging @adekmedia dan @QarisT soal arti halal bi halal dan penulisannya apakah benar seperti ini? #kelaSelasa
- Ada pengaruh reporter televisi yg mewabah ke rorter koran dan majalah soal pemakaian kata "jelang". Harusnya menjelang #kelaSelasa
- Meski jelang itu kata kerja, ia tak menujukkan sebuah proses yg disandang "menjelang". Spt jemput pd menjemput atau jadi/menjadi #kelaSelasa
- Dalam sebuah pidato radio pd 1946, Chairil Anwar mengatakan, "Sebuah sajak yang menjadi adalah suatu dunia." #kelaSelasa
- Chairil tak bilang "sajak yang jadi". Kata menjadi menujukkan sebuah proses yg terus menerus, jadi yg tak final. Itulah puisi #kelaSelasa
- Bagi para penulis, wartawan, diksi yg tepat adalah senjata mengembalikan kata kepada makna #kelaSelasa
- Pada penyair sebaliknya, tugas mereka membebaskan kata dari makna. Itulah yg dilakukan, antara lain, Sutardji Calzoum Bachri #kelaSelasa
- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih kepada yang menyimak dan meneruskan ke para pengikutnya. Selamat makan yg kembali halal di hari siang
- Biasanya setelah Lebaran kita bikin "halal bi halal". Cuma ada di Indonesia, bahkan di Arab tak ada tradisi ini #kelaSelasa
- Istilah "halal bi halal" dicetuskan Bung Karno pada 1945, di Lebaran pertama setelah Proklamasi yg jatuh pd 17 Ramadan #kelaSelasa
- Syahdan, Bung Karno ingin Lebaran 1945 dipake sebagai kumpul2 syukuran stlh Proklamasi, mengundang banyak orang #kelaSelasa
- Bung Karno bertanya apa istilah yg pas untuk acara itu? Buya Hamka yang ditanya bilang, "Ya, silaturahmi, syukuran." #kelaSelasa
- Bung Karno ingin istilah spesifik, "Islami", dan khas stlh Lebaran. "Ya, tak ada," kata Hamka. "Lebaran itu apa sih maknanya?" #kelaSelasa
- "Lebaran itu hari ktk yg haram di bulan Ramadan kembali halal," kata Hamka. "Hmm, artinya Lebaran itu halal ketemu halal?" #kelaSelasa
- "Begitulah..." "Jika begitu bagaimana kalo nama kumpul2 itu halal bi halal?" "Ya, tidak salah," kata Hamka #kelaSelasa
- Ada jg yg mengatakan halal bi halal dicetuskan KH Wahab Chasbullah dr NU, pd 1948 ktk Bung Karno mengumpulkan tokoh2 yg berpecah #kelaSelasa
- Istilah itu muncul ktk KH Wahab mengobrol dg Bung Karno ttg istilah tepat silaturahmi tokoh politik yg berseteru saat lebaran #kelaSelasa
- Tradisi halal bi halal sendiri bisa dilacak hingga zaman Pangeran Sambernyawa, Mangkunegara I, penguasa Keraton Solo 1725-1796 #kelaSelasa
- Untuk menghemat waktu, Mangkunegara I membuka istana untuk punggawa & prajurit sungkem kepada Raja Solo itu saat Lebaran #kelaSelasa
- Jadi, jika halal bi halal ditelaah scr gramatika, nahwunya pasti kacau dlm struktur bahasa Arab, krn itu kreativitas Bung Karno #kelaSelasa
- Paging @adekmedia dan @QarisT soal arti halal bi halal dan penulisannya apakah benar seperti ini? #kelaSelasa
- Ada pengaruh reporter televisi yg mewabah ke rorter koran dan majalah soal pemakaian kata "jelang". Harusnya menjelang #kelaSelasa
- Meski jelang itu kata kerja, ia tak menujukkan sebuah proses yg disandang "menjelang". Spt jemput pd menjemput atau jadi/menjadi #kelaSelasa
- Dalam sebuah pidato radio pd 1946, Chairil Anwar mengatakan, "Sebuah sajak yang menjadi adalah suatu dunia." #kelaSelasa
- Chairil tak bilang "sajak yang jadi". Kata menjadi menujukkan sebuah proses yg terus menerus, jadi yg tak final. Itulah puisi #kelaSelasa
- Bagi para penulis, wartawan, diksi yg tepat adalah senjata mengembalikan kata kepada makna #kelaSelasa
- Pada penyair sebaliknya, tugas mereka membebaskan kata dari makna. Itulah yg dilakukan, antara lain, Sutardji Calzoum Bachri #kelaSelasa
- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih kepada yang menyimak dan meneruskan ke para pengikutnya. Selamat makan yg kembali halal di hari siang
Selasa, 06 Mei 2014
#kelaSelasa Edisi 22 April 2014
- #kelaSelasa, setelah lama tertunda...
- Tulisan perjalanan tak sekadar piknik. Penulis berkunjung ke sana lalu menuliskan kesannya. Syaratnya: unik, menarik, spesifik #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan jg bukan tulisan selayang pandang, spt pd brosur. Ia sebuah cerita yg tak sekadar data & angka tempat itu #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan tetap saja tulisan jurnalistik. Ia terikat rukun: reportase + wawancara #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan memberi perspektif ttg objeknya, sekaligus memandu pembaca jika ingin ke sana #kelaSelasa
- Pendeknya, tulisan perjalanan adalah fetaure, seperti sebuah cerita pendek #kelaSelasa
- Konon, tradisi pejabat ngasih amplop kpd wartawan dimulai zaman T.D Pardede, Menteri Urusan Berdikari era Kabinet Dwikora. #kelaSelasa
- Karena urusannya berdikari, T.D Pardede tak diberi kantor dan anggaran. Asistennya dia gaji sendiri :) #kelaSelasa
- Kabinet Dwikora berisi 107 menteri, memerintah 24 Februari-28 Maret 1966. Ada menteri hubungan pemerintah dengan alim ulama #kelaSelasa
- Kabinet Dwikora II ada orang asingnya. David Chen Chung, Menteri Ciptakarya dan Konstruksi. Dia intel Hongkong yg mau ditangkap #kelaSelasa
- Di zaman aneh tahun 1960-an, selain orang asing yg tak bisa bahasa Indonesia, ada juga menteri yg buta huruf: Letkol Sjafei #kelaSelasa
- Letkol Sjafei, Menteri Khusus Urusan Keamanan, punya anak buah preman2 Jakarta #kelaSelasa
- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih bagi yg menyimak...
- Tulisan perjalanan tak sekadar piknik. Penulis berkunjung ke sana lalu menuliskan kesannya. Syaratnya: unik, menarik, spesifik #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan jg bukan tulisan selayang pandang, spt pd brosur. Ia sebuah cerita yg tak sekadar data & angka tempat itu #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan tetap saja tulisan jurnalistik. Ia terikat rukun: reportase + wawancara #kelaSelasa
- Tulisan perjalanan memberi perspektif ttg objeknya, sekaligus memandu pembaca jika ingin ke sana #kelaSelasa
- Pendeknya, tulisan perjalanan adalah fetaure, seperti sebuah cerita pendek #kelaSelasa
- Konon, tradisi pejabat ngasih amplop kpd wartawan dimulai zaman T.D Pardede, Menteri Urusan Berdikari era Kabinet Dwikora. #kelaSelasa
- Karena urusannya berdikari, T.D Pardede tak diberi kantor dan anggaran. Asistennya dia gaji sendiri :) #kelaSelasa
- Kabinet Dwikora berisi 107 menteri, memerintah 24 Februari-28 Maret 1966. Ada menteri hubungan pemerintah dengan alim ulama #kelaSelasa
- Kabinet Dwikora II ada orang asingnya. David Chen Chung, Menteri Ciptakarya dan Konstruksi. Dia intel Hongkong yg mau ditangkap #kelaSelasa
- Di zaman aneh tahun 1960-an, selain orang asing yg tak bisa bahasa Indonesia, ada juga menteri yg buta huruf: Letkol Sjafei #kelaSelasa
- Letkol Sjafei, Menteri Khusus Urusan Keamanan, punya anak buah preman2 Jakarta #kelaSelasa
- Demikianlah #kelaSelasa. Terimakasih bagi yg menyimak...
Senin, 24 Maret 2014
#kelaSelasa Edisi 18 Maret 2014
- Sudah jam sebelas, #kelaSelasa segera melintas :)
- Beda antara tokoh legenda dan tokoh legendaris. Tokoh legenda = orangnya tak ada. Legendaris = orangnya ada #kelaSelasa
- Sang Kuriang itu tokoh legenda, Ali Sadikin itu tokoh legendaris #kelaSelasa
- Tulisan jurnalistik menghindarkan diri dari asumsi. Setiap cerita didukung fakta: dokumen, kutipan, literatur #kelaSelasa
- "Di makam Bung Karno, Jokowi khusyuk berdoa." Ini asumsi jk tak ada kutipan diubah kalimatnya sebagai reportase wartawan #kelaSelasa
- Misalnya menjadi "Di makam Bung Karno di Blitar, Jokowi tampak khusyuk berdoa." Sebab khusyuk tak bisa diukur #kelaSelasa
- Di Koran Tempo: "meski hanya sebiji gol ia hasilkan..." Scr arti sebiji bisa mgantikan sebutir, sebuah, tp dlm gol tak cocok #kelaSelasa
- Sebiji itu satuan untuk barang. Sebiji kacang. Gol itu kata benda, tapi bukan barang #kelaSelasa
- Kata pasca tak bisa ditautkan dg kata apapun. Ia bentuk terikat sesudah. Pascapanen, pascasarjana. Tak bisa pasca makan, #kelaSelasa
- Pasca melekat pada kata yang menujukkan sebuah proses yg terjadi dalam jangka waktu tertentu #kelaSelasa
- Beleid itu kebijakan, tak sama dengan UU sbg draft, atau kegiatan melaksanakan kebijakan #kelaSelasa
- Massive artinya meluas, raksasa, massal. Tapi ketika diterjemahkan menjadi masif artinya jadi kukuh, kuat, pejal, padat. #kelaSelasa
- Kenapa ya tanda # di Twitter yg disebut hashtag dipadanankan dg tagar (akronim tag + pagar) dalam Indonesia? Dan sejak kapan dipakai?
- Hashtag penanda potongan informasi dlm bahasa Internet. Sementara tagar = guntur. Brngkali mesti ditambahkan arti dlm lema ini #kelaSelasa
- Dulu ada usaha bikin istilah Internet dlm Indonesia. Daring (dlm jaringan) utk online, surel surat elektronik. Agaknya tak laku #kelaSelasa
- Ada yg bilang Bahasa Indonesia tak siap dg teknologi yg diimpor dari bahasa lain. Barangkali karena kita malas mencarinya saja #kelaSelasa
- Atau menyerapnya saja dari bahasa asal teknologi itu atau bahasa daerah yg kaya. Penyerapan hal biasa dlm bahasa #kelaSelasa
- Sekian #kelaSelasa. Selamat makan siang
- Beda antara tokoh legenda dan tokoh legendaris. Tokoh legenda = orangnya tak ada. Legendaris = orangnya ada #kelaSelasa
- Sang Kuriang itu tokoh legenda, Ali Sadikin itu tokoh legendaris #kelaSelasa
- Tulisan jurnalistik menghindarkan diri dari asumsi. Setiap cerita didukung fakta: dokumen, kutipan, literatur #kelaSelasa
- "Di makam Bung Karno, Jokowi khusyuk berdoa." Ini asumsi jk tak ada kutipan diubah kalimatnya sebagai reportase wartawan #kelaSelasa
- Misalnya menjadi "Di makam Bung Karno di Blitar, Jokowi tampak khusyuk berdoa." Sebab khusyuk tak bisa diukur #kelaSelasa
- Di Koran Tempo: "meski hanya sebiji gol ia hasilkan..." Scr arti sebiji bisa mgantikan sebutir, sebuah, tp dlm gol tak cocok #kelaSelasa
- Sebiji itu satuan untuk barang. Sebiji kacang. Gol itu kata benda, tapi bukan barang #kelaSelasa
- Kata pasca tak bisa ditautkan dg kata apapun. Ia bentuk terikat sesudah. Pascapanen, pascasarjana. Tak bisa pasca makan, #kelaSelasa
- Pasca melekat pada kata yang menujukkan sebuah proses yg terjadi dalam jangka waktu tertentu #kelaSelasa
- Beleid itu kebijakan, tak sama dengan UU sbg draft, atau kegiatan melaksanakan kebijakan #kelaSelasa
- Massive artinya meluas, raksasa, massal. Tapi ketika diterjemahkan menjadi masif artinya jadi kukuh, kuat, pejal, padat. #kelaSelasa
- Kenapa ya tanda # di Twitter yg disebut hashtag dipadanankan dg tagar (akronim tag + pagar) dalam Indonesia? Dan sejak kapan dipakai?
- Hashtag penanda potongan informasi dlm bahasa Internet. Sementara tagar = guntur. Brngkali mesti ditambahkan arti dlm lema ini #kelaSelasa
- Dulu ada usaha bikin istilah Internet dlm Indonesia. Daring (dlm jaringan) utk online, surel surat elektronik. Agaknya tak laku #kelaSelasa
- Ada yg bilang Bahasa Indonesia tak siap dg teknologi yg diimpor dari bahasa lain. Barangkali karena kita malas mencarinya saja #kelaSelasa
- Atau menyerapnya saja dari bahasa asal teknologi itu atau bahasa daerah yg kaya. Penyerapan hal biasa dlm bahasa #kelaSelasa
- Sekian #kelaSelasa. Selamat makan siang
Minggu, 24 November 2013
Edisi Ringkasan #kelasAMZ Amarzan Loebis
Selain tagar #kelasSelasa dan #kelaSelasa, ada juga twit yang ditandai dengan tagar #kelasAMZ. AMZ adalah singkatan dari Amarzan Loebis, Redaktur Senior TEMPO yang mengisi evaluasi mingguan. Meski kerap dimention dengan @amarzanloebis, pak Loebis tak punya akun twitter pribadi.
Berikut beberapa twit dengan tagar #kelasAMZ yang sempat tercecer di beberapa kesempatan.
- Beberapa tulisan dibahas, terutama tulisan para calon staf redaksi. Penulis adalah "jabatan" semua org di Tempo #kelasAMZ
- Long time no see itu diserap dari film kungfu. Aslinya ga ada. #kelasAMZ
- Taruh kutipan paling telat di alinea ke-5. Jika lbh dr itu tulisan tak membumi--penulis menceracau. #kelasAMZ
- URI adalah bahasa Indonesia dari ariari, tali pusat, tali pusar, plasenta, tembuni #kelasAMZ
- Menulis dalam kegembiraan. Kalo dg berat hati, bebannya dua kali. 4 rb karakter itu normalnya 2 jam #kelasAMZ
- Menulis news story adalah bagaimana menyusun adegan, tak sekadar menyusun informasi. Sehingga tulisan membentuk sebuah cerita #kelasAMZ
- News story mensyaratkan story behind the news yg unsur2nya: deskripsi, kronologi, kutipan, anekdot, opini (jika perlu) #kelasAMZ
- Bikin judul tulisan yg spesial--tdk bs dipake o/ tlsn lain. Pmbca jd brtanya2 sebelum baca keseluruhan tulisan. Judul jd membujuk #kelasAMZ
Berikut beberapa twit dengan tagar #kelasAMZ yang sempat tercecer di beberapa kesempatan.
- Beberapa tulisan dibahas, terutama tulisan para calon staf redaksi. Penulis adalah "jabatan" semua org di Tempo #kelasAMZ
- Long time no see itu diserap dari film kungfu. Aslinya ga ada. #kelasAMZ
- Taruh kutipan paling telat di alinea ke-5. Jika lbh dr itu tulisan tak membumi--penulis menceracau. #kelasAMZ
- URI adalah bahasa Indonesia dari ariari, tali pusat, tali pusar, plasenta, tembuni #kelasAMZ
- Menulis dalam kegembiraan. Kalo dg berat hati, bebannya dua kali. 4 rb karakter itu normalnya 2 jam #kelasAMZ
- Menulis news story adalah bagaimana menyusun adegan, tak sekadar menyusun informasi. Sehingga tulisan membentuk sebuah cerita #kelasAMZ
- News story mensyaratkan story behind the news yg unsur2nya: deskripsi, kronologi, kutipan, anekdot, opini (jika perlu) #kelasAMZ
- Bikin judul tulisan yg spesial--tdk bs dipake o/ tlsn lain. Pmbca jd brtanya2 sebelum baca keseluruhan tulisan. Judul jd membujuk #kelasAMZ
#kelaSelasa Edisi 27 Desember 2011
- Aparat dr bhs Belanda, orangnya aparatur. Org Jawa menyerapnya jd makian: keparat #kelasSelasa
- Etika wartawan: jgn menulis dg rasa benci, krn akan bias, sekalipun objek yg ditulis penjahat menjijikkan #kelasSelasa
- Jebakan para "penulis lancar" adalah nulis kebablasan. Abai dg tata bahasa. Cek lagi dg logika #kelasSelasa
- Etika wartawan: jgn menulis dg rasa benci, krn akan bias, sekalipun objek yg ditulis penjahat menjijikkan #kelasSelasa
- Jebakan para "penulis lancar" adalah nulis kebablasan. Abai dg tata bahasa. Cek lagi dg logika #kelasSelasa
Rabu, 20 November 2013
#kelaSelasa Edisi 31 Juli 2012
- #kelaSelasa
- Tulisan yg baik itu tulisan yg berhasil dibaca berulang-ulang, dan tetap asyik #kelaSelasa
- Penulis baru tergoda mencoba ilmiah dan mudah ngutipnya. Biasanya tulisan begitu ruwet #kelaSelasa
- Tulisan bagus itu sederhana saja, tp maknanya perlu dicerna. Krn itu perlu dibaca bolak-balik #kelaSelasa
- Tp ada jg tulisan "sekapur sirih". Lancar, sederhana, mudah, dan hilang begitu sj. Tak mengendap dan mengiang di pikiran pembaca #kelaSelasa
- Jika tulisan ruwet capek dibaca, tulisan "sekapur sirih" ringan-menghilang. Dua2nya takkan dikenang sbg tulisan bagus #kelaSelasa
- Revisi: tulisan baik itu yg berhasil membetot orang membacanya berulang2, dan tetap asyik #kelaSelasa
- Gali ternyata singkatan dr gabungan anak liar. Merujuk pada sebtuan bromocorah 1980-an #barutau #kelaSelasa
- "Kerap kali" itu tak salah, tp "kerap" saja bisa, lbh ringkas dan "nyes". Sprt juga "acap" #kelaSelasa
- Oya, tulisan lancar kerap melupakan detail yg penting. Bagi pembaca kritis detail itu akan ia dapat #kelaSelasa
- Bertanya dlm tulisan, spt "apa pasal?" stlh paparan. Itu memang gaya. Tapi sudah kuno, hehe #kelaSelasa
- Halal bi Halal itu hanya ada di Indonesia, krn pencetusnya Bung Karno. Ceritanya stlh kemerdekaan yg jatuh di bulan puasa #kelaSelasa
- BK ingin kumpul syukuran makan2 stlh puasa. Bertanyalah ia ke Buya Hamka: apa nama makan-makan stlh puasa? #kelaSelasa
- Buya Hamka: ya, makan2. BK: istilah Arabnya tak ada? BH: tak ada. BK: Nah, kalo Lebaran itu apa sih? BH: halal ketemu halal..
- BK: Naaah, kalo begitu bagaimana kalo makan2 nanti "halal bi halal"? BH: ya, tak salah juga... #kelaSelasa
- Konon, Dubes Arab scr khusus nanya Bung Karno soal "halal bi halal". BK menjelaskan, katanya, tanpa maksud meng-Arab2kan istilah #kelaSelasa
- Ada kolom di media nasional : Kab. Bogor tidak eksis dalam vakum. Makrodot, ada yg bisa menjelaskan maksudnya? #kelaSelasa
- Tulisan yg baik itu tulisan yg berhasil dibaca berulang-ulang, dan tetap asyik #kelaSelasa
- Penulis baru tergoda mencoba ilmiah dan mudah ngutipnya. Biasanya tulisan begitu ruwet #kelaSelasa
- Tulisan bagus itu sederhana saja, tp maknanya perlu dicerna. Krn itu perlu dibaca bolak-balik #kelaSelasa
- Tp ada jg tulisan "sekapur sirih". Lancar, sederhana, mudah, dan hilang begitu sj. Tak mengendap dan mengiang di pikiran pembaca #kelaSelasa
- Jika tulisan ruwet capek dibaca, tulisan "sekapur sirih" ringan-menghilang. Dua2nya takkan dikenang sbg tulisan bagus #kelaSelasa
- Revisi: tulisan baik itu yg berhasil membetot orang membacanya berulang2, dan tetap asyik #kelaSelasa
- Gali ternyata singkatan dr gabungan anak liar. Merujuk pada sebtuan bromocorah 1980-an #barutau #kelaSelasa
- "Kerap kali" itu tak salah, tp "kerap" saja bisa, lbh ringkas dan "nyes". Sprt juga "acap" #kelaSelasa
- Oya, tulisan lancar kerap melupakan detail yg penting. Bagi pembaca kritis detail itu akan ia dapat #kelaSelasa
- Bertanya dlm tulisan, spt "apa pasal?" stlh paparan. Itu memang gaya. Tapi sudah kuno, hehe #kelaSelasa
- Halal bi Halal itu hanya ada di Indonesia, krn pencetusnya Bung Karno. Ceritanya stlh kemerdekaan yg jatuh di bulan puasa #kelaSelasa
- BK ingin kumpul syukuran makan2 stlh puasa. Bertanyalah ia ke Buya Hamka: apa nama makan-makan stlh puasa? #kelaSelasa
- Buya Hamka: ya, makan2. BK: istilah Arabnya tak ada? BH: tak ada. BK: Nah, kalo Lebaran itu apa sih? BH: halal ketemu halal..
- BK: Naaah, kalo begitu bagaimana kalo makan2 nanti "halal bi halal"? BH: ya, tak salah juga... #kelaSelasa
- Konon, Dubes Arab scr khusus nanya Bung Karno soal "halal bi halal". BK menjelaskan, katanya, tanpa maksud meng-Arab2kan istilah #kelaSelasa
- Ada kolom di media nasional : Kab. Bogor tidak eksis dalam vakum. Makrodot, ada yg bisa menjelaskan maksudnya? #kelaSelasa
Langganan:
Postingan (Atom)